Yuk Belajar Mengenal Pemutih Wajah Yang Aman!

Memiliki kulit wajah yang halus, cerah, putih, dan sehat adalah dambaan bagi hampir seluruh kaum hawa. Untungnya, dewasa ini memiliki kulit yang putih dan mulus bak gadis-gadis di negeri sakura bukan lagi impian belaka. Teknologi dan penemuan-penemuan terbaru di bidang kecantikan telah mampu memfasilitasi kaum hawa untuk menjadi cantik dan putih seperti yang diimpikan.

Mulai dari perawatan luar seperti cream malam yang mengandung whitening, facial whitening, injeksi whitening, suplemen pemutih, hingga operasi pigmen, semua tersedia di dunia kecantikan internasional termasuk di Indonesia.

Semuanya sah-sah saja untuk dilakukan sebab wajah yang bersih dan putih juga sehat akan menunjang penmpilan dan meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Yang perlu diingat adalah sesuaikan produk perawatan whitening yang anda butuhkan dengan daya beli anda, juga jangan lupa untuk selalu memastikan bahwa produk pemutih wajah yang anda gunakan telah teruji klinis, aman, serta telah mengantongi ijin dari BPOM.

Tidak sedikit terjadi kasus-kasus mengerikan akibat kelalaian seseorang menggunakan produk kecantikan yang mengandung zat-zat berbahaya seperti mercury dan hydroquinon yang dapat menyebabkan bahaya baik jangka pendek seperti iritasi kulit hingga jangka panjang seperti penyakit-penyakit berbahaya, contohnya; kanker, kerusakan liver, hingga defertilisasi atau kemandulan.

Hiii... mengerikan ya?

Jangan sampai gara-gara keinginan tampil cantik kita jadi korban selanjutnya ya ladies. Cantiklah dengan cara yang cerdas. Selalu teliti dan cari tahu mengenai produk pemutih yang hendak anda gunakan.

Berikut ini Mitra Kosmetik akan berbagi sedikit tips untuk mengenali apakah produk pemutih wajah yang anda pilih aman untuk digunakan. Apa saja kriterianya?

1. Berbau Tajam Dan Menyengat

Kosmetik yang aman diformulasi khusus dengan teknologi tertentu menggunakan bahan-bahan yang aman dan alami sehingga aromanya lembut dan tidak menyengat. Lain halnya dengan produk kecantikan yang berbahaya yang dibuat dari bahan-bahan kimia berbahaya seperti mercury dan hydroquinon. Baunya sangat menyengat. Jika produk kecantikan yang baru saja anda beli atau sedang anda gunakan memiliki bau yang menyengat seperti amoniak, sebaiknya segera hentikan pemakaian demi keselamatan jangka panjang bagi kulit anda.

2. Menimbulkan Efek Mengelupas Yang Parah

Peeling atau pengelupasan sebenarnya adalah salah satu proses alami kulit untuk meregenerasi sel dan memperbarui diri. Kulit yang lambat regenerasi akan nampak kusam dan tidak segar sebab kulit tersebut adalah kulit mati yang seharusnya sudah terganti. Tetapi, proses pengelupasan secara alami ini tidaklah menimbulkan efek drastis sehingga kulit anda benar-benar seperti dikupas hingga wajah terasa perih dan merah bagaikan udang rebus. Biasanya kosmetik-kosmetik berbahaya akan berefek seperti ini. Kulit akan terkupas dengan drastis bahkan sejak pemakaian awal, sehingga kulit akan merah hingga iritasi. Sekilas hasilnya nampak baik ketika iritasi sudah hilang. Kulit wajah terlihat mengkilap seakan-akan begitu lembab. Namun sebenarnya hal ini sangatlah berbahaya sebab kulit yang mengkilap itu adalah kulit prematur yang belum saatnya teregenerasi dan dilahirkan secara paksa.

3. Menimbulkan Sifat Ketergantungan

Apakah produk perawatan kecantikan anda menyebabkan efek semacam ketergantungan ketika anda tidak memakainya? Kulit menjadi kusam, kasar, dan timbul jerawat yang tidak wajar? Hati-hati, ini juga salah satu indikasi bahwa kosmetik anda mengandung bahan yang berbahaya yang menyebabkan ketergantungan. Segera hentikan pemakaian dan netralisir kulit wajah anda dengan perawatan menggunakan bahan-bahan alami sebelum beralih ke produk perawatan wajah yang aman.

Nah, itu beberapa tips mengenali apakah produk perawatan kecantikan anda aman atau tidak untuk dipakai.

Sayangi kulit wajah anda, berikan produk perawatan yang tepat dan terbaik demi kesehatan dan kecantikan jangka panjang, bukan hanya kulit putih yang instan namun berbahaya.

Bagaimana dengan produk yang anda gunakan ladies?


Tags: , , , , , , ,