Kenali Minuman Untuk Diet Anda

warung-kopi

Memilih jenis minuman yang tepat ketika sedang berdiet merupakan salah satu langkah bijak untuk membantu diet Anda. Terkadang kita tidak menyadari bahwa minuman yang sehari-hari kita konsumsi adalah salah satu penyebab mengapa diet kita tak kunjung berhasil. Simak apa saja yang ada di balik minuman yang biasa Anda konsumsi berikut ini.

1. Soda

Apa yang terlintas dalam benak Anda ketika mendengar letupan dan suara air keluar dari kaleng soda di siang hari? Ya, segar dan penuh semangat! Tapi tahukah Anda bahwa minuman bersoda memiliki kalori yang tinggi? Di samping itu, soda tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral) selain gula yang lebih tinggi, karbondioksida, kandungan asam, dan zat aditif lain seperti pengawet dan pewarna makanan, yang jIka dikonsumsi dalam waktu lama akan merusak kesehatan kita.

2. Air Putih

Mengganti kebiasaan minuman bersoda dan menggantinya dengan air putih akan membantu mengurangi asupan kalori berlebih di tubuh Anda. Minumlah paling sedikit 2 gelas air putih sebelum makan akan membantu mengurangi rasa lapar yang menggebu, sehingga terhindar dari porsi makan yang terlalu banyak. Air putih juga berfungsi melancarkan pencernaan dan melancarkan buang air besar, sehingga sangat efektif untuk membantu program diet Anda. Minumlah air putih minimal 8 gelas per hari.

3. Jus Buah

Jus buah bisa jadi memiliki nilai kalori hampir sama seperti minuman bersoda. Akan tetapi ini tergantung pada penggunaan gula ataupun bahan pemanis lainnya yang di satukan ke dalam minuman jus tadi. Karena berasal dari buah-buahan, tentunya kandungan vitamin pada jus buah lebih banyak dari pada kandungan kalori di dalamnya. Usahakan tidak menggunakan tambahan gula jika Anda mengonsumsi jus buah untuk diet Anda.

4. Minuman Berenergi

Minuman berenergi sekarang sudah banyak beredar di pasaran. Tidak jauh berbeda dengan minuman bersoda, minuman berenergi ini memiliki kandungan gula yang tinggi yang bisa berpotensi meningkatkan asupan kalori Anda. Memang ada sedikit tambahan komposisi seperti vitamin dan mineral. Akan tetapi jika Anda serius menjalankan diet Anda, sebaiknya batasi jenis minuman ini.

 

5. Kopi Hitam

Ketika Anda membutuhkan sedikit ‘sentuhan’ kafein, maka kopi adalah jawabannya. Memilih kopi lebih baik daripada minuman bersoda. kopi hitam adalah minuman bebas kalori dan kaya akan antioksidan, tentunya jika dikonsumsi tanpa gula. Riset membuktikan, dengan mengonsumsi kopi hitam dengan takaran sedang bisa meningkatkan semangat dan konsentrasi serta dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan menghambat tumbuhnya sel-sel kanker.

Kopi buat wanita lebih cerdas!

Minum kopi murni meningkatkan kekuatan otak kaum Hawa. Sayangnya, efek yang sama tidak ditemukan pada peminum kopi yang berjenis kelamin pria. Kopi juga menggenjot performa Anda, membuat Anda lebih cepat dan tangkas dalam membuat keputusan dan mempertajam ingatan.

Kopi rampingkan tubuh!

Terkait dengan olahraga, minum kopi murni tepat sebelum berolahraga akan membantu meningkatkan kemampuan untuk berlatih lebih lama dan lebih keras. Dengan begitu, peminum kopi akan berpeluang lebih bisa melatih ketahanan jantungnya, membakar lebih banyak kalori, dan pada gilirannya akan membantu menurunkan berat badan. Kopi juga telah terbukti memiliki kontribusi dalam sesi pemulihan otot setelah berolahraga.

Kopi sehatkan jantung!

Peminum kopi murni lebih sedikit berpeluang meninggal karena penyakit jantung berkat khasiat kopi yang bisa melindungi jantung dari penyakit (selain stroke). Namun, diperlukan konsumsi kopi lebih dari 6 cangkir sehari agar mendapatkan manfaat pencegahan sakit jantung ini. Dengan kata lain, minum 6 cangkir kopi murni sehari turunkan risiko penyakit jantung. Sementara itu bagi peminum kopi moderat (2-4 cangkir sehari), risikonya menurun sekitar 20% saja.

Yang patut diperhatikan dalam mengkonsumsi kopi ialah jika Anda memiliki tingkat toleransi kafein yang lemah. Penderita aneurysm juga harus waspada karena kopi bisa tingkatkan tekanan darah, yang jika terjadi akan menekan pembuluh darah yang sudah melemah, menggelembung, dan bisa membuatnya pecah.